Berita Desa

Sejarah Desa

Sejarah Desa Belahantengah

Desa Belahantengahmerupakan salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Mojosari yang mayoritas masyarakatnya mempunyai mata pencaharian dari bertani, kerajinan batu bata/genteng. Desa Belahantengah sekarang termasuk wilayah yang mendekati kakarkterisktik perkotaan dengan penduduknya yang padat dan industrialisasi. Lalu lintas semakin ramai karena Belahantengah diproyeksikan sebagai jalur ringroad selatan kota Mojosari.

 

Legenda / Asal – Usul Desa ;

Asal usul Desa belahantengah adalah gabungan antara 2 kelompok  dusun yang mempunyai kepala desa sendiri- sendiri kemudian oleh berjalannya waktu oleh bapak H. Ali kemudian dari 2 bagian Desa disatukan menjadi Blengketan Tengah yang menjadi Desa Belahantengah dan pendiri desa belahantengah yang sekaligus menjadi kepala Desa Belahantengah yang pertama  dan terdiri dari 4 Dusun yaiti Dusun Sambeng, Dusun Belahantengah, Dusun Jurangsari dan Dusun Gebangsari.

 

Sejarah Pemerintahan Desa ;

Desa  mempunyai sejarah kepemimpinan Desa yang dahulu seorang pemimpin desa disebut Lurah dan sekarang telah diganti nama dengan Kepala Desa sesuai dengan peraturan pemerintah, adapun sejarah kepemimpinan Desa  adalah sebagaimana tersebut dibawah ini :

  1. ALI                         Tahun        1945    s/d      1952
  2. SOLEH                  Tahun        1953    s/d      1954
  3. SAKUR                  Tahun        1955     s/d     1966
  4. MASHURI              Tahun        1967     s/d     1999   
  5. SUDARMAJI          Tahun        2000     s/d     2013
  6. YUSNY MUZAKKI Tahun         2014     s/d     2016
  7. SENEDI, SH          Tahun         2017     s/d     2022

 

  • Sejarah Pembangunan Desa :

Desa Belahantengah merupakan wilayah daerah dataran rendah dengan mayoritas Masyarakat bermata pencaharian pertanian. Posisi Desa Belahantengah berbatasan lansung dengan Desa Awang-awang Kecamatan mojosari, Desa Mojosulur Kecamatan Mojosari, Desa Sumbertanggul Kecamatan Mojosari, Desa Singgowanggi Kecamatan Kutorejo dan Jatilangkung Kecamatan Pungging Jarak dari Pusat Pemerintahan Desa ke Kecamatan ± 4 Km dan ke Kabupaten Mojokerto ± 18 Km. Pada zaman penjajahan sarana dan prasarana pada waktu itu masih kurang memadai.

Dari kurun waktu yang begitu lama pembangunan yang di bangun masing – masing Kepala Desa pada waktu menjabat mulai menunjukkan kemajuan. Adapun Pembangunan-pembangunan yang telah dihasilkan oleh Kepala Desa pada waktu menjabat antara lain sbb :

  1. MASHURI
    1. Pelebaran Jalan 4 Dusun
    2. Pembuatan Pendopo dan Balai desa
    3. Membangun gedung sekolah Dasar
    4. Pembuatan jembatan antar dusun
    5. Progam listrik masuk Desa

 

  1. SUDARMAJI
    1. Pembangunan Rehap kantor Desa
    2. Pembangunan Papan Nama
    3. Pembangunan sekolah bermain anak
    4. Pembangunan Jalan aspal 4 Dusun
    5. Warung kakilima puja sera di Gebangsari

 

  1. Penjabat Kepala Dea
    1. Cor Teras Balai Desa
    2. Penambahan Gedung Kantor Pelayanan Desa
    3. Pembangunan Kamar mandi dan WC Balai desa
    4. Perbaikan jalan aspal

Beri Komentar